Detail Cantuman Kembali
aplikasi kayu sawo kecik (manikara kauki DUB) yang telah mengalami proses impregnasi tallow, wax dan zat aditif butil hidroksitoluen (BHT) sebagai material alternatif bantalan poros propeller
Kapal nelayan merupakan modal mata pencaharian dari pulau satu ke pulau yang lain. Pada system pelumasan poros propeller bantalan yang digunakan adalah menggunakan kayu pokhout. Pada penelitian ini akan merencanakan sistem pelumasan poros propeller menggunakan kayu sawo sebagai bantalan pada kapal nelayan, agar system ini bisa menunjang system pelumasan dengan baik waktu di kapal. Pada penelitian kali ini akan dilakukan pengujian terhadap kayu sawo yang sudah diimpregnasi untuk mengetahui karakteristik fisik, mekanik, dan kandungan impregnat yang masuk, apakah layak untuk dipakai sebagai bantalan propeller. Dari hasil percobaan, pengujian dan analisa yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik teknis kayu sawo hasil impregnasi didapatkan prosentase kekuatan adalah 88,83 % dari kayu pokhout, sedangkan dari hasil impregnasi bahwa maksimum impregnat yang masuk ke dalam kayu sawo adalah 11,04% , itu artinya jika dilihat dari segi kekuatan kayu sawo hasil impregnasi dan kayu pokhout hanya selisih 11%. Dan hasil pengujian aplikasi kayu sawo bahwa kayu sawo pengembangan melambat sehingga dapat digunakan sebagai bantalan poros propeller alternatif pengganti kayu pokhout.
Rizky Zakaria Putra - Personal Name
Dwisetiono, S.T., M.MT. - Personal Name
Ir. Bimo Darmadi, M.AP. - Personal Name
Dwisetiono, S.T., M.MT. - Personal Name
Ir. Bimo Darmadi, M.AP. - Personal Name
622.17.12 Riz a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xv, 61 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







